Berlangganan

Episode_Pena

Salam Pena

Sahabat semua....
Pena harus senantiasa menulis, agar pena mempunyai ketajaman pesan. Episode_Pena tempat untuk saling berbagi & menambah wawasan. Silahkan Sahabat semua memberikan saran, kritik, masukan atau 'say hello' dengan meng-klik & mengisi Buku Tamu :)
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Oktober 11, 2017

Wanita dan Rasa Malu


"Bagi Seorang Wanita, Rasa Malu Ibarat pakaian Taat".
Rasa Malu adalah perisai bagi Seorang Wanita.
Sungguh, tak bisa dibayangkan, jika 'Rasa Malu' ini sudah tercerabut dari Seorang Wanita.......
Karena Wanita, sering disebut sebagai 'Tiang Negara'. Maka ketika 'Tiang' tersebut kehilangan Rasa Malu, Maka Akan robohlah Tiang tersebut. Dan robohlah............
Jadi, jadikanlah Rasa Malu sebagai perhiasanmu yang berharga.
Rasa Malu yang pada tempat & kadarnya.
»»  READMORE...

Oktober 14, 2012

Indonesia Negeriku : Antara Integrasi dan Disintegrasi Bangsa



Indonesia merupakan negara kepulauan, yang terdiri dari berbagai macam latar belakang kebudayaan, suku, ras, dan agama. Keragaman yang ada bisa merupakan sebagai potensi untuk memperkaya khazanah bangsa sebagai bentuk persatuan dan kesatuan, tetapi bisa juga menjadi sebuah potensi yang dapat menimbulkan perpecahan. Ketika hal ini bisa menyebabkan persatuan dan kesatuan bangsa, maka akan semakin memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa. Tetapi ketika keanekaragaman ini tidak bisa disikapi dengan bijak, maka akan menyebabkan konflik- konflik internal, yang jika dibiarkan dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
»»  READMORE...

Oktober 13, 2012

PEMILU 2009, REGENERASI KEPEMIMPINAN DAN NASIB BANGSA


Oleh : Anna Fauzia Hamsyah, S.Si *
“Cara Terbaik Memprediksi Masa Depan adalah dengan Menciptakan Masa Depan” (Peter Drucker)

Pesta rakyat di negeri ini tinggal menunggu hitungan minggu dan hari, fenomena yang cukup biasa menjelang agenda pemilu, baliho-baliho dan poster-poster caleg terpasang hampir di setiap tempat, sudut, pelosok kota sampai desa. Poster-poster ini tidak hanya manis berdiam diri di suatu tempat, tapi ada juga yang hilir mudik di kendaraan-kendaraan. Iklan-iklan politik di televisi pun tak kalah ramai menawarkan jargon, jagoan, jasa, dan janji program-program perbaikan bangsa.
»»  READMORE...

November 04, 2009

Buyung: Semoga Kasus KPK Bikin Pemerintah Sadar

Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Delapan atau tim independen verifikasi fakta dan proses hukum kasus Chandra dan Bibit, Adnan Buyung Nasution mengaku rekaman yang diduga berisi upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan citra buruk penegakan hukum di Indonesia. Namun di sisi lain, Buyung berharap polemik ini membuat pemerintah sadar bahwa saat ini Indonesia tak hanya butuh reformasi ekonomi yang kerap diusung pemerintahan baru SBY. Kebutuhan reformasi hukum di Indonesia juga sangat mendesak.

"Dengan adanya kasus ini kiranya membuka mata bahwa bidang hukum harus ditangani, tak hanya ekonomi, rakyat dipenuhi rasa keadilannya tak hanya perutnya," tuturnya dalam pertemuan tim dengan pemimpin redaksi sejumlha media massa di Hotel Nikko, Rabu (4/11). Buyung mengatakan pemerintah baru boleh saja melengkapi pemerintah barunya dengan unit kerja yang kuat untuk memacu pertumbuhan ekonomi, namun reformasi hukum tak kalah pentingnya sehingga butuh perhatian yang tak kalah besarnya.
»»  READMORE...

Badai Matahari


Badai Matahari Diperkirakan Muncul 2011-2012
Wednesday, 07 January 2009


Badai matahari, suatu fenomena yang diperkirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012, tidaklah berakibat kiamat, kata Pakar Antariksa dari LAPAN, Dr thomas Djamaluddin. Tahun 2011-2012, diakui Djamal, di Jakarta, Selasa, adalah puncak aktivitas matahari yang mempunyai periode sekitar 11 tahun, jadi puncak aktivitas matahari pernah terjadi pada 1979, 1989, dan 2000.

Pada saat puncak aktivitas itu, bintik matahari meningkat jumlahnya akibat aktivitas magnetiknya dan mendadak berpengaruh terhadap ruang antar planet.
»»  READMORE...

Oktober 23, 2009

Profil Kabinet Indonesia Bersatu II



(Eramuslim & Kompas):
Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden RI, Prof. Boediono mengumumkan secara resmi nama-nama menteri Kabinet Indonesia Bersatu ke-2. Ada tiga puluh nama mencakup 34 menteri dan 3 pejabat negara setingkat menteri. Ketiga puluh tujuh orang tersebut akan dilantik hari ini, Kamis, 23 Oktober 2009, pukul 13.30. Berikut ini profil singkat para menteri dan pejabat setingkat menteri yang telah resmi diumumkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
»»  READMORE...

Agustus 21, 2009

“Mencari Spirit Pendidikan Indonesia”

“Mencari Spirit Pendidikan Indonesia”

Bertepatan dengan tanggal 2 Mei, terkenang dengan seorang Pahlawan Bangsa, Pahlawan yang begitu peduli terhadap nasib pendidikan bangsa, seorang pahlawan yang begitu gelisah melihat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional, spirit beliau masih terasa dalam ruh “Ing ngarso sung tulodo (di depan memberikan teladan), ing madyo mangun karso (di tengah membangun motivasi), tut wuri handayani (di belakang memberikan inspirasi)”.

Pendidikan bukan hanya sekedar kata kerja “didik” yang diberi imbuhan pe-an,
»»  READMORE...

Amanah Phobi ?!!! (Part 2)

AMANAH-PHOBI ≠ AMANAH-INSYA ALLOH (SIAP !!!)
”AKULAH PEMUDA ITU”
(Part 2)

Lantunan nasyid masih terdengar, menghebus gelora semangat, setelah pagi tadi lantunan surat-Nya membasahi bibir-bibir yang merindukan nur-Nya. Sungguh, semburat pagi yang harus slalu dihadapi dengan optimisme dan diawali dengan lantunan atas nama-Nya Yang Maha Rahman dan Maha Rahim.

Matahari masih bersembunyi di balik awan-awan yang tak lagi putih jernih, sapaan pagi yang menghentak untuk bersegera dalam mencari rezeki-Nya. Terpaan udara khas pagi, yang bagi sebagian orang menyebabkan ”morning-sick”. Harus bergerak, ya memang harus ! Kalau tidak, kita akan ketinggalan kereta ..............

Inspirasi itu datang ketika terhenti pada sebuah kisah tentang seorang pejuang dan pembaharu islam.........................
»»  READMORE...

Amanah Phobi ?!!! (Part 1)

29 Oktober 2007
Pukul 19.00 WIB

AMANAH-PHOBI ≠ AMANAH-INSYA ALLOH (SIAP !!!)(Part 1)

Bukan zamannya lagi “amanah-phobi” sekarang zamannya ”amanah-insya Alloh (siap!)”
Yup, jangan disalahartikan berarti kita meminta-minta amanah, tetapi hakikat sebuah amanah, maka harus ada orang yang kemudian mengembannya.

Kalau generasi penerusnya pada ogah-ogahan atau terkena sindrom takut amanah, lalu siapa lagi yang akan menjadi pemegang panji-panji Islam ? Suara lantang siapa yang senantiasa menyeru bahasa kebenaran ketika ditengah-tengahnya banyak ketimpangan terjadi ? Lalu apakah kita tidak tergiur untuk menjadi generasi yang Alloh mencintai mereka dan mereka pun mencintai Alloh ? Lalu siapa generasi penantian yang sedang dinanti-nanti tersebut ?

Proses pewarisan (Taurits) nilai-nilai dan semangat untuk selalu siap siaga baik dalam keadaan ringan atau berat harus kembali kita pupuk. Karena zaman akan senantiasa berganti, pergiliran ”rijal-rijal” yang berputar bersama zaman pun adalah sebuah keniscayaan.

Adalah sebuah pilihan strategis, ketika bersama siapapun, kapanpun, dan dimanapun, kita menempatkan dan senantiasa meluruskan niat untuk berusaha menjadi ”rijal”. Tapi ternyata ada yang lebih penting dari itu, kalau bahasa lainnya ”kita jangan egois dunks !!!” (kritikan buat sendiri nih ......), ternyata selain jadi ”rijal” harus ditambah lagi, kita harus mampu untuk mencetak rijal-rijal baru. Pasti ga seru, kalo apa yang tlah kita pahami atau kalo mau narsis-ilmu-ilmu yang tlah kita dapatkan dari proses pengamatan-pelaksanaan-penghayatan dari para pendahulu, hanya terhenti dalam diri kita, tanpa ada proses transformasi ke ”the next rijal”.

Wah, mandeg nih !!! Gimana generasi berikutnya bisa lebih baik. Ya, minimal kalau kata seorang teman ”kalo antum mau pergi (lulus, mutasi, de-el-el), minimal cetak satu orang yang sekualitas antum atau syukur-syukur kalau lebih dari antum”.

Tugas siapa ? masih tanya ......???!!!! Hakikatnya tugas dari masing-masing diri kita.

Alloh SWT aja tlah memperingatkan kita, untuk bisa meneruskan ”proses pewarisan” dengan generasi-generasi yang memang telah disiapkan sebelumnya. Sehingga generasi yang kemudian muncul adalah realisasi dari pengorbanan panjang penuh penantian, bukan sensasi, halusinasi, atau kolaborasi.

Coba deh kita buka QS An-Nissa : 9
”Dan hendaklah takut kepada Alloh, orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah”
»»  READMORE...

Resume : IM Anugerah yang Terdzolimi

Al Ikhwan Al Muslimun
Anugerah Alloh yang Terzalimi

Pengantar
“Hai orang- orang beriman bertakwalah kamu kepada Alloh dan katakanlah perkataan yang benar. Niscaya Alloh memperbaiki bagimu amal-amalmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Alloh dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar” (QS. Al- Ahzab: 70- 71)

Misalnya, di tengah gerakan protes terhadap aliran sufisme (tasawuf) dalam Islam, Hasan Al Banna tidak hanya melihat sisi negatif pemikiran dan perilaku kaum sufi, Ia melihat secara bijak. Sufisme memiliki kelebihan dan kekurangan.
»»  READMORE...